Keharmonisan hubungan intim antar suami
istri seringkali terganggu ketika hubungan seksual tidak memberikan
kepuasan pada kedua belah pihak. Keluhan yang sering muncul adalah
ketika istri belum mengalami orgasme ketika hubungan seksual sudah selesai atau ketika suami mengalami ejakulasi dini. Secara medis, hal ini sebenarnya wajar terjadi karena siklus respon seksual wanita dan pria memang sedikit berbeda.
Nah lho, apa pula itu yang disebut dengan 'siklus respon seksual'?
Sebelum kita bicara lebih lanjut
mengenai teknik bagaimana mengimbangi 'permainan' di ranjang dari sisi
medis, ada baiknya kita ketahui dahulu apa yang dimaksud dengan siklus
respon seksual dan bagaimana hubungannya dengan trik mengimbangi
aktivitas seksual menjadi mencapai kepuasan di dua belah pihak.
Siklus Respon Seksual
Siklus respon seksual adalah perubahan
fisik dan emosional yang terjadi dari bangkitnya gairah seksual hingga
aktivitas hubungan seksual.
Siklus ini merupakan tahapan-tahapan (fase) pada saat aktivitas seksual terjadi. Dimana pada umumnya terjadi 4 fase / tahapan.
Siklus respon seksual ini terdiri dari 4 fase, yaitu:
-
Fase 1: Peningkatan Gairah Seksual
Dalam fase ini, respon fisik dan emosional terhadap rangsangan seksual meningkat, seperti jantung yang berdebar-debar, frekuensi napas meningkat, ereksi dan lubrikasi pada daerah vagina. Fase ini dapat bertahan beberapa menit bahkan hingga beberapa jam.
-
Fase 2: Plateau
Pada fase ini, berbagai perubahan fisik dan emosional yang terjadi semakin meningkat dan menguat.
-
Fase 3: Orgasme
Fase ini merupakan fase klimaks dalam aktivitas seksual yang biasanya bertahan hanya beberapa detik. Berbagai perubahan fisik dan emosional yang terjadi karena aktivitas seksual berada pada puncaknya dan terjadi pelepasan ketegangan seksual yang sangat kuat.
-
Fase 4: Resolusi
Pada fase ini, segala perubahan fisik yang terjadi akan kembali dalam keadaan normal. Dalam fase ini seringkali terjadi kelelahan fisik dan emosional. Beberapa wanita ada yang dapat merespon terhadap rangsangan seksual dan mengalami orgasme berulang. Pada pria, setelah fase resolusi, maka tubuh tidak dapat merespon terhadap rangsangan seksual untuk beberapa saat.
Siklus respon seksual ini sedikit
berbeda pada pria dan wanita, pria lebih cepat sampai pada fase orgasme
sehingga hal ini seringkali mengakibatkan sang istri belum sempat
mengalami orgasme dalam hubungan seksual, padahal suami sudah selesai orgasme (ejakulasi dini).
Seperti tampak pada grafik, dapat
dilihat bahwa ketika wanita baru saja akan mencapai fase orgasme, pria
biasanya sudah memasuki fase resolusi. Hal ini merupakan tantangan yang
harus diselesaikan dengan kerja sama antar suami istri.
Nah, jadi kesimpulannya adalah membuat
fase-fase pada pria dan wanita menjadi selaras pada tahapan siklus
respon seksual yang ada. Karena jika tidak selaras, hasilnya adalah
permainan 'ranjang' yang tidak berimbang dan acapkali menjadi buah
kekecewaan yang harus ditelan salah satu dari pasangan.
Apa yang Dapat Dilakukan Pasangan Suami-Istri Agar Orgasme Menjadi Lebih Selaras?
- Pemanasan (Foreplay)
Pemanasan yang baik
dan cukup oleh suami bagi istri dapat menjadikan fase plateau pria lebih
lama sehingga fase orgasme pria tidak terlalu cepat. Pemanasan yang
baik juga akan meningkatkan intensitas gairah seksual wanita sehingga
respon seksualnya menjadi adekuat untuk mencapai orgasme.
-
Dalam kondisi pikiran yang rileks
Dalam melakukan hubungan seksual, sebaiknya istri harus berfokus untuk menikmati setiap rangsangan dan stimulasi seksual sehingga dapat membantu peningkatan respon seksual yang mendukung tercapainya orgasme. Untuk itu, pasangan suami-istri sebaiknya melakukan hubungan seksual dalam suasana yang nyaman.
-
Melatih Senam Kegel
Orgasme pada wanita dapat dibantu dengan kontraksi otot pada bagian bawah panggul. Kontraksi otot bagian bawah panggul dapat membantu aliran darah di sekitar organ seksual dan membantu meningkatkan gairah seksual. Untuk itu, sangat baik bagi wanita untuk melatih senam kegel.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Cara Mengimbangi Hubungan Seksual. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://kabar-terheboh.blogspot.com/2014/09/cara-mengimbangi-hubungan-seksual.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Kamis, 18 September 2014

Belum ada komentar untuk "Cara Mengimbangi Hubungan Seksual"
Posting Komentar